MagzNetwork

kajian

Diposting oleh Mastindi | 17.05 | | 0 komentar »

31. Dan Dia mengajarkan kepada Adam Nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada Para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!"

32. Mereka menjawab: "Maha suci Engkau, tidak ada yang Kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana (QS 2;31/32)

Ada 3 hal yang menjadi kajian kita dalam 2 ayat di atas 1. Mengajarkan 2.Nama nama benda 3. Pengakuan malaikat.

Saat Allah menjelaskan maksudNya kpd malaikat untuk menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi , maka malaikat protes sebagaimana termaktub pada ayat yg sebelumnya.
Kemuliaan Adam yg diberikan oleh Allah dalam ayat ini adalah ILMU, bukan bentuk fisik, itulah yang menjadi tolak ukur kemuliaannya, bukankah kemuliaan seseorang berkaitan erat dgn ilmunya, seperti etika yang baik tentunya dimiliki oleh mereka yang mengetahui atau mengelmui akhlaq, yaitu bagimana berkata dan bersikap, dan ayat yg kali pertama turun juga tentang motivasi mencari ilmu dgn membaca,. IQRA,..!. dan ilmu itu dikembangkan oleh manusia dengan Allah berikan motoriknya berupa hawa nafsu, nafsu itulah yg membuat manusia selalu ingin maju, untuk mendapatkan fasilitas kemudahan dalam menikmati hidupnya, dan ini tidak dimiliki oleh malaikat,. Dalam sebuah ayat Allah berfirman

“Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.(QS 96;5)

Sesuatu yg tidak diketahui itulah yg menjadi tantangan bagi manusia utk menembusnya dan tentunya dgn pengetahuan, sebagaimana juga yang menjadi pernyataan Allah,

Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, Maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.(QS55;33)

Makna dari kekuatan pada ayat di atas tentunya bukan kekuatan fisik melainkan kekuatan ilmu.
Allah mengajarkan kepada Adam nama nama. Kalimat “ASMA tidak sekedar bermakna nama biasa melainkan yg dimaksud adalah sifat dari setiap benda (seperti dinyatakan oleh Alm.Prof.
“ebadur Rachman dari ICMI) karena memang kalimat ASMA mempunyai makna SIFAT seperti ketika kita mengatakan “Asmaul Husna, yg artinya sifat sifat yg baik, dari sini kita bisa memahami manfaat suatu benda dapat diketahui melalui sifat benda itu, suatu contoh sifat air yg diantaranya mengalir dari tpt yg tinggi, oleh krn itulah aliran air dapat dipakai utk menggerakkan sebuah kincir yg dihubungkan dgn sebuah turbin dan Travo agar dapat menghasilkan tenaga listrik, begitupun api dgn sifatnya yang mebakar maka manusia dapat banyak mengambil manfaat untuk kehidupannya.

Yang terakhir adalah pengakuan malaikat terhadap ke Maha sucian Allah dari maksud penciptaan manusia, yang asalnya mereka pertanyakan, ternyata manusia punya kemampuan yang tdk dimiliki oleh malaikat.
Silahkan baca artikel lainnya yang terkait dengan pos di atas

0 komentar

Posting Komentar

Sampaikan keritik dan saran anda